Menu

Film Terbaru Penuh Inspirasi “Sepatu Dahlan”

Film terbaru Sepatu dahlan

Film terbaru Sepatu dahlan

Anda pasti mengetahui Bapak Dahlan Iskan, ya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 10 April 2014 telah tayang di bioskop-bioskop kesayangan anda sebuah film yang mengangkat kisah perjalanan hidup pria 62 tahun ini, judulnya Sepatu Dahlan.

‘Sepatu Dahlan’ adalah salah satu film terbaru wajib tonton di bulan April ini.  Film ini sangat cocok bagi anda yang ingin mengenal sosok sang menteri lebih jauh pada masa lalunya. Tentu anda juga akan memetik banyak pelajaran berharga setelah menontonnya.

Dahlan kecil dan Sepatunya di Film Terbaru ini

Menelisik lebih jauh mengenai kisah hidup seseorang yang sangat hebat seperti Bapak Dahlan tentu sangat menyenangkan.

Di balik kehidupannya yang sukses seperti sekarang, ternyata tersimpan berjuta kenangan pilu pada masa kecilnya. Anda akan terbuai kembali ke zaman lampau kehidupan sang Menteri.

Ketika menonton film ini, anda bisa terenyuh, bersemangat bahkan menangis. Film garapan Benni Setiawan ini mengangkat cerita dari buku Khrisna Pabhicara.

Film ini menjadi sangat berkesan ketika anda melihat bagaimana Dahlan kecil berjuang untuk mendapatkan sepatu serta sepeda yang ingin dimilikinya untuk berangkat ke sekolah.

Keterbatasan keluarganya tak membuat semangat, cita-cita dan cintanya surut. Terlebih saat ibunya yang sakit karena terlalu keras dalam bekerja. Bagian demi bagian adegan akan membuat anda tak segan untuk meneteskan air mata.

Dahlan Iskan Menangis Menonton Kisah Hidupnya

Pada hari selasa tanggal 1 April 2014 telah digelar gala premiere film “Sepatu Dahlan” di Epicentrum, Kuningan, Jakarta. Pemutaran film itu dihadiri oleh Bapak Dahlan Iskan.

Sang Menteri pun berkomentar mengenai film yang menceritakan mengenai kisah hidup dirinya itu, beliau mengaku sempat beberapa kali menangis ketika menonton.

“Pertama adalah saat tangan saya dipukul oleh ayah, kedua ketika ibu yang dekat sekali dengan saya harus meninggal dunia dan yang ketiga adalah saat Zain, adik saya sangat kelaparan karena persediaan makanan di rumah telah habis, sedangkan ayah harus mengantar ibu untuk melakukan pengobatan ke Madiun,” terang Dahlan. Hal itu tentu saja membuat suatu flashback ke masa lalu yang membuat hati terenyuh.

Film yang dibintangi oleh Donny Damara, Kinaryosih dan Aji Santosa ini memang patut untuk anda tonton. Anda harus menyempatkan waktu anda untuk berkunjung ke bioskop dan menelisik film ini lebih jauh.

Banyak sekali pesan moral yang disampaikan dalam cerita, membuat anda lebih tergugah untuk meraih cita-cita yang anda inginkan walaupun dengan suatu keterbatasan.