Menu

Foto Nikita Mirzani Saat Tertangkap

Nikita Mirzani ditangkap polisi

Nikita Mirzani ditangkap polisi

Jumat, 11 Desember 2015 mungkin hari yang tak akan pernah dilupakan oleh Nikita Mirzani. Di hari itu, artis cantik ini digerebek oleh tim dari Bareskrim Polri di hotel Kempisnki, sebuah hotel mewah di kawasan elit Jakarta Pusat.

Nikita dijebak polisi yang telah mengendus adanya tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan oleh dua orang mucikari. Kini Nikita berstatus korban dan telah diserahkan kepada pihak panti sosial untuk dilakukan pembinaan.

Penangkapan Niki adalah hasil dari pengembangan kasus prostitusi artis yang melibatkan artis Tyas Mirasih, Amel Alvi, dan Anggita Sari. Kombes Umar Fana dari Kepolisian RI menyebut penangkapan Nikita Mirzani dilakukan dengan teknik penyamaran oleh petugas.

Penyidik berpura-pura menjadi pelanggan yang meminta order kepada mucikari Niki. Petugas kemudian dikirimkan foto artis yang bisa dibooking seperti Nikita Mirzani dan PR. Kemudian penyidik melakukan transfer sebesar Rp. 10 juta sebagai uang tanda jadi.

Foto Nikita Mirzani Saat Ditangkap

Kombes Umar menyebut pada Kamis malam sekitar pukul 21.00, penyidik bertemu dengan NM dan PR. Kedua artis tersebut telah siap dan tanpa busana. “Harus memenuhi unsur pasal yaitu dalam keadaan siap dipakai,” ujar Kombes Umar.

Berikut ini beberapa foto Nikita Mirzani saat tertangkap di Kempinski:

Foto Nikita Mirzani saat tertangkap di hotel Kempinski

Foto Nikita Mirzani saat tertangkap di Kempinski

Foto Nikita Mirzani di kantor polisi

Nikita Mirzani di kantor polisi

Nikita diperiksa polisi

Nikita diperiksa polisi

Selain menangkap basah Niki dalam keadaan tidak berbusana, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya pengaman, bukti transfer dan kwitansi pembayaran hotel.

Dari pengakuan mucikari O dan F, tarif Nikita sekali kencan adalah Rp. 65 juta dan tarif PR adalah Rp. 50 juta. Dimana kedua tarif tersebut berlaku untuk waktu yang singkat (short time).

“Tarif short time atau hanya 3 jam. Mekanismenya sangat teratur, pelanggan membayar down payment kepada mucikari, kemudian bertemu jika cocok bisa langsung eksekusi,” jelas kombes Umar.

Polisi menggunakan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap pria inisial O dan F karena secara ekonomi mendapat keuntungan dari aktifitas yang dilakukan oleh Nikita.

Kasus ini saat ini masih dalam pengusutan pihak yang berwajib dan beberapa foto Nikita Mirzani dan barang lain dalam hotel dijadikan sebagai bukti.

Tahun 2015 ini menyimpan catatan khusus dimana beberapa artis Indonesia yang kerap muncul di layar televisi dan bermain sinetron ternyata memiliki sisi gelap yang akhirnya terkuak. Beberapa nama seperti Shinta Bachir juga disebut-sebut terlibat dalam prostitusi artis.